Assalamu’alaikum semua,,,

Aduuh, sebenarnya saya ngak tau harus mulai dari mana dan berbagi pengalamannya gimana, kenalin dulu deh hehe, saya Ega Nurratul Jannah mahasiswi Psikologi Islam UIN Imam Bonjol Padang Bp 17.

Sebenarnya sangat banyak yang memiliki pengalaman yang luar biasa dibanding Ega dan Ega bukan apa-apa dibandingkan mereka. Tapi sedikit berbagi pengalaman yang semoga berfaedah selama melaksanakan program International Youth Leader Chapter Brunei Darussalam dan United Arab Emirat ( Dubai – Abu Dhabi).

Buat teman-teman yang ingin belajar serta mencari pengalaman diluar negeri sangat-sangatlah besar peluangnya dan Ega yakin kita semua pasti bisa. Ingat,  Jika kita menginginkan sesuatu dan selama itu positif jangan takut untuk melangkah mendapatkannya, karna Allah SWT itu Maha Adil pasti ada jalan, intinya ya kemauan, usaha dan yang terpenting do’a.

Sedikit berbagi Ega sering dan kadang iseng mencari info tentang pertukaran pelajar serta kegiatan pemuda International, update program-program youth leader diberbagai kota dan negara, baik itu yang program pemerintah maupun program-program resmi lainnya. Nah, pada saat itu dapat info tentang program International Youth Leader ini, yang akan berlangsung di United Arab Emirat (Dubai-Abu Dhabi) dan Brunei Darussalam, dimana ini adalah Negara-negara maju yang kemajuannya yang sangat pesat dan cepat.

Tentunya melalui drama-drama dan kurasan air mata untuk lolos seleksi. Yaa cukup berjuang keras la kira-kira, sering-sering shalawat, shalat hajad sama shalat tahajud juga kala itu hehe. Sedikit takut juga karna bersaing dengan ratusan mahasiswa Indonesia dari berbagai universitas di Indonesia maupun yang kuliah di Negara lainnya. Tapi ingat lagi,

“faidza ‘azamta fatawakkal ‘alallah”

Apabila sudah membulatkan tekad dan bertawakkal kepada Allah SWT, ingat kuasa Allah SWT. Saya yakin saya bisa, ikhtiar dan tawakkal. Alhamdulillah proses tidak menghianati hasil saat pengumuman delegasi yang lulus jiwa-jiwa drama queen saya memberontak, yaa air matapun menetes deras dipipi saya hehe, saat itu saya lolos sebagai delegasi partial dimana kegiatan dan program disana ditanggung selain tiket dan visa.

Berbagai dukungan sangat saya syukuri dan memberi semangat diri ini untuk terus berusaha. Akan tetapi juga ada yang membantah, pernah ada yang mengatakan kepada saya dan itu adalah orang yang sangat saya percaya dan sebagai orang pertama yang saya kabarkan berita bahagia ini, ia malah berkata, “Ega program ini hanya untuk  orang-orang kaya saja, bukan buat orang-orang seperti kita, mending jangan dulu”.

Sesak didada tentu saya rasakan, tangisan ?? ahh yaaa tentu memecah saat itu, sangat sangat perih rasanya. Akan tetapi jiwa dendam saya memberontak, pantang dihina dan direndahkan, saya yakin Allah SWT maha adil, Allah juga janji di dalam qalamnya, Allah akan memberikan apa yang kita usahakan dan do’akan. Ustadz Ega selalu mengatakan pantang mundur setelah melangkah, Ega harus selesaikan apa yang sudah Ega mulai dan usahakan. Dan saya pun berfikir jika kegiatan ini untuk orang kaya saja ya namanya bukan program International Youth Leader dong, dan buat apa seleksi-seleksi kalau seperti itu. Toh allah SWT juga menjanjikan keberhasilan bukan hanya buat orang kaya, miskin, pintar dan bodoh, akan tetapi buat mereka yang berusaha dan berdo,a.

Hal ini malah membuat saya semakin bertekat bahwa saya akan buktikan padanya saya bisa, saya buktikan dunia tidak berpihak kepada mereka yang pintar dan kaya, akan tetapi mereka yang berusaha dan berdo’a, saya bertekat bisa lanjut mengikuti program tanpa meminta, menggunakan dan menyusahkan orang tua saya.  Saat itu saya memilih untuk tidak memberi tau orang tua dulu sampai semuanya selesai dan saya akan memberi tau setelah semua fix dan saya jadi berangkat.

Proposal saya jalankan, enaknya disini proposal sudah disediakan oleh panitia Program International Youth Leader ini Dan juga kami dibimbing dari awal sebelum keberangkatan oleh pihak pengurus International Youth Leader ini. Tentunya dalam menjalankan proposal kita juga harus punya daya jual dari kemampuan atau skill diri kita supaya pihak sponsorship mengedepankan proposal yang kita berikan, tentunya seperti bukti IPK, sertifikat kejuaraan. Apalagi ngajuin proposal untuk kampus tentu melihat IPK yang tinggi dan juga sertifikat juara yang membawa nama kampus.

Nah sedikit berbagi dalam pengajuan proposal, yang pertama saya ajukan tentunya kampus, dari proposal yang diberi oleh program IYL (International Youth Leader) dan ditambah dengan beberapa lampiran, tentunya lampiran tersebut ada transkip nilai dari semester awal (berawal dari Dekan FKU yang terhormat Ibu Widia menyarankan untuk melampirkan transkip nilai IPK) Alhamdulillah dengan IPK diatas 3,5 dari smester awal sedikit membantu, dan sertifikat kejuaraan yang kebetulan saat itu saya melampirkan sertifikat juara tahfizd mahasiswa se Sumatra barat, juara tahfizd MTQ kab. Tanah Datar, Tahfizd MTQ Prov. Sumatra Barat, Juara Khaligrafi POSPENAS  dll, serta kala itu yang menarik perhatian bapak Wakil Dekan II adalah sertifikat Tahfizd dari Duta Indonesia yang sempat diliput oleh Trans 7 yang tercantum dalam serifikat dengan banyak logo ternama, dan setelah melihat itu bapak langsung mengatakan akan segera kita proses,, Alhamdulillah.

Setelah mengajukan ke fakultas saya juga mengajukan ke Universitas atau rektorat, ke Semen Padang dan Ke Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dan Kab.tanah Datar.  Tentunya dengan model proposal yang sama, Ega perhatikan pihak sponsor pertama yang ihat adalah kegiatan, setelah itu langsung melihat apa yang membuat orang yang memberi proposal ini pantas menerima sponsor atau apa manfaat bagi mereka. Alhamdulillah penyerahan proposal di tempat-tempat ini juga sama seperti di atas mereka tertarik dengan prestasi serta kegiatan ini. Selain itu link yang kita dapat sangatlah membantu, pada saat Ega menyerahkan proposal pada pemerintahan Ega bertemu dengan official (Pembina) yang menjadi orang tua saat perlombaan atas nama kabupaten dan provinsi dimana official saat beberapa lomba tersebut adalah bapak/ibu mengurus di kantor pemerintahan dan itu sangat membantu karna mereka langhsung menerima dan sangat mendukung. Tentunya jika kita juara membawa nama daerah sedikit banyaknya kita mudah dikenal oleh bapak/ibu tersebut. Nah disini link cukup membantu.

Alhamdulillah dan terimakasih banyak untuk pihak yang mau mensponsori Ega, trimakasih untuk Fakultas Ushuluddin dan studi Agama UIN IB Padang, terimkasih kepada pihak Rektorat UIN IB Padang, UPZ PT. Semen Padang, Pemerintah serta BAZNAS Prov. Sumatra Barat dan Kabupaten Tanah Datar dan terimakasih banyak pihak sponsor dari perusahaan om con yang di Jakarta.

Ega berima kasih banyak atas semangat serta dukungan semuanya dan juga saran-saran yang sangat membantu, terutama kedua orang tua dan keluarga besar, bapak/ibu Dosen Psikologi Islam yang selalu memberikan semangat dan saran dan yang sangat-sangat berterima kasih untuk teman-teman tersayang yang slalu mendukung dan membantu serta mengingatkan Ega.

Nah kala itu,  menjaga prinsip untuk tidak menyusahkan orang tua, Ega memilih keluar dari beberapa organisasi, diantaranya yang sangat berat rasanya adalah HIMA Psikologi Islam yang sebelumnya sudah merasakan kekeluargaan bersama teman-teman pengurus lainnya, Engglish Family Padang, ELECRA dan bahkan saya tidak lagi aktif di Al-Aqlam tempat saya berkecimpung di dunia Khaligrafi.

Hal itu untuk fokuskan waktu  mengajar di SDIK Makah sebagai pelatih pramuka, ngajar tahsin dan tahfidz di Pondok Pesantren Al-‘Asyri, Pembina tahfizd di Baiturrahmah Padang 1 minggu non stop, Islamic Centre Padang Panjang dan Islamic centre Kabupaten Solok 1 minggu non stop juga dan akhirnya saat detik-detik ujian akhir semester saya masuk rumah sakit karna Tipes dan diikuti DBD. Saya dirawat sekitar 4 hari dan tentunya ada ketakutan setelah semuanya fiks menjadi delegasi IYL Brunei dan United Arab Emarates saya malah terbaring dirumah sakit, dan saat itu juga sedang Ujian Akhir Semester. Waduuh.. campur aduk rasanya… malah saat itu keluarga juga takut covid-19 karna badan Ega ngak tau bakalan bisa vit saat berangkat atau tidak. Waktu kebangkatan pun juga semakin dekat.  Semangat buat sembuh dan terus berdo’a.

Waahhh… benar-benar drama rasanya kala itu, pengen ketawa sendiri juga, waduh parah. Dan hikmahnya setelah itu Alhamdulillah Ega Fix untuk mengikuti program International Youth Leader dan dana sponsor semuanya sudah cair. Bagi yang mempermasalahkan masalah financial atau dana, tenang tabungan masih aman di ATM, dan terbukti Allah maha adil. Dan saatnya kejutan diberikan untuk orang tua, bahagianya orang tua saat itu rasanya melebihi apapun… love you ma pa… Hehe.. hilang rasanya rasa sakit dan lemes.. malah auto ke kampus buat ujian akhir semester meskipun baru buka infus.

Hari-hari yang ditunggu tiba, Alhamdulillah saat itu serasa jadi anak, cucu, ponaan kesayangan di keluarga besar.. hehe. Alhamdulillah bisa bergabung dengan orang-orang luar biasa dengan titik poin di Juanda Airport Surabaya. Semangat mereka pada luar biasa semua, mulai dengan semua arahan-arahan yang berawal dari malam sampai pagi kami masih meeting untuk mempersiapkan program tanpa istirahat atau tidur. Pagi langsung cus ke Brunei Darussalam.

Brunei Darussalam… waaw kota maju yang bersih dan tertib. Seharian keliling-keliling Brunei Sepeda Motor bisa dihitung peke jari, langka banget. Lalu lintasnya ngak ada hiruk pikuk klason mobil, semua kerasa tertib karna berdayakan denda bagi yang tidak tertib. Hal yang paling inspiratif ni buat pemimpin muda. Sultan Hassanal Bolkiah, Raja sekaligus pemimpin Brunei Darussalam yang sangat mementingkan kemakmuran rakyatnya., salah satu hal yang beda ia membangun sebuah yayasan sosial yang mementingkan hal kebajikan, pendidikan, pembangunan dan keuangan, jika rakyannya kesulitan langsung kirim surat ke rajanya, jadi sini Rajanya sangat mementingkan kemakmuran rakyatnya. Yayasan ini berkerja untuk memperhatikan kemakmuran rakyatnya mendata dan menjaga jangan sampai masyarakatnya kesusahan.

Menyusuri mesjid-mesjid paling menakjudkan diasia tenggara. Negara muslim maju ini sangat mengemukaan islam dan mau habis-habisan untuk ibadah salah satunya tempat ibadah. Mereka mengutakan mesjid menjadi tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi wisatawan karna hal tersebut akan membuat mereka beribadah disana. Negara kecil nan maju itu memiliki banyak mesjid luar bisa dengan jubah  emas, arsitektur islam seperti mesjid Omar Alo Saofuddien dan Jame ‘Asr Hassanil Bolkiah (sangat terkenal dengan jubah emasnya).

Dan dinegara ini meskipun kecil ia memiliki Desa terapung terbesar didunia. Disini untuk mengunjungi museum tanpa dipungut biaya sedikitpun alias gratis karna mereka ingin semuanya bisa tau bagaimana sejarah, etnografi dan pameran saat colonial inggris supaya siapapun bisa termotivasi untuk maju dan menambah wawasan. Nah, salah satu tempat yang membuat Ega takjud dan kenyang hehe,, yaitu pasar gedong, disana menyajikan banyak makanan local dan khas mereka dengan harga yang murah, nah disana penjualnya banyak dari mahasiswa dan pelajar, kebanyakan dari mereka sudah terdidik pembisnis dari kecil yang diawali dengan jualan-jualan keciln ya. Oh iya Ega pernah meninggalkan Hp di salah satu mall di Brunei pada saat research market dan menyadarinya setelah beberapa jam saat itu dan ternyata handphone masih aman persis ditempat Ega tinggalkan padahal sangat banyak orang disana.

Nah selanjutnya melakukan perjalan 8 jam dalam pesawat ke United Arab Emirat, Nah ini Negara yang benar-benar luar biasa. Dari Negara padang tandus menjadi Negara metropolitan yang maju dan luar biasa hanya dalam waktu kurang dari 48 tahun. Seorang pemimpin yang sangat terkenal yaitu Syekh Zayid yang mengerahkan seluruh kemampuannya untuk kemajuan UAE. 1960 dengan penghapusan pajak. Pemfokusan pada 3 proyek yaitu perekonomian, technology dan pariwisata dengan mengambil ilmuan luar dan berani membayar mahal untuk proyek dan education rakyatnya.

Penemuan minyak di lapangan minyak Fateh yang sangat membantu kala itu.. Membangun bangunan-bangunan pencakar langit berteknology tinggi, Dubai memberikan gaji atau penghargaan yang tinggi untuk orang yang dapat berinovatif, sehingga mereka berpacu-pacu untuk berinovasi, membuat 300 pulau buatan manusia, sehingga Dubai menjadi Negara yang tidak pernah tidur setiap sudutnya membuat mata takjub.

Selain itu Abu dhabi dengan keindahan pemandangan yang sangat luar biasa gemerlap gedung dan bangunan yang modern, betekhnology tinggi dan menjulang memanjakan mata, bangunan yang indah di tengah laut serta yang melayang diantaranya disertai Dubai Metro (Ketera api) yang berkecepatan tinggi, lalu lalang mobil mewah, taxi paling minimal juga masih sekelas mobil mewah di Indonesia jangan kaget apabila order taxi yang datang Ferrari, keadaan jalan yang sangat tertib, kecepatan laju mobil yang sama dan telah diatur di setiap ruas jalannya, yang didalam mobil wajib menggunakan safety belt dan wajib memberikan jalan untuk penyembrang jalan apabila tidak maka akan didenda 500 Dirham, dijalanan tidak terlihat polisi lalu lintas yang mengatur, semua di pantau oleh kamera CCTV setiap sisinya. Nah jika teman-teman nanti ke Abu Dhabi dan mau makan kenyang Ega sarankan ke Arabic Restoran bisa makan sepuasnya dengan banyak varian menu, nasi Briani, dan juga ayam AL.

Bangunan-bangunan yang menjulang dan luar biasa. Ada yang bangunannya berpayung dan tertutup otomatis jika terkena sinar matahari, Burj Khalifa yang menjulang diangkasa dengan ketinggian 2.717 kaki atau 828 meter dengan 58 lift dan kecepatan lift 10 meter per detik maa sha allah, pembangunan ini dengan mendatangkan arsitektur terkenal diantaranya dari perusahaan Amerika, skidmore, Owing dan Merril. Pada bangunan Burj Khalifa yang mengait keuntungan luar biasa memiliki 304 hotel dan 904 apartemen. Ide inovatif bangunan penjulang langit Burj Khalifa ini terinspirasi dari bunga Hymenocallis dari Yunani. Benar-benar menakjubkan apalagi saat malam Burj Khalifa membuat saya terpana dengan teknologinya membuat air mancur menari dan laiinya seakan saya terbuai dalam mimpi saya dan menghadirkan berbagai ide di otak saya. Bangunan ini memang menarik perhatian orang-orang di dunia sehingga mendapatkan keuntungan yang luar biasa juga

Selain itu kami juga melakukan research ke Burj Al-‘arab dimana Burj al-‘arab adalah hotel super deluxe terbesar didunia dengan desain seperti sebuah perahu layar yang dibangun diatas pulau buatan yang memiliki 60 lantai. Selain itu Burj Al-‘arab inilah hotel bintang 7 pertama di dunia, saking berlomba-lombanya mereka untuk berinovasi hotel bintang 4 lah hotel terendah disini.

Selanjutnya ke The Palm Jumairah gedung yang beridiri diatas laut, bangunan yang berbetuk pohon jika kita lihat dari atas yang sangat terkenal dengan hotel glamor, menara apartemen mewah serta restoran global kelas atas, ada truk makanan yang menawarkan camilan seperti Shawaema di sepanjang Palm Jumeirah Boardwalk yang sangat populer dengan pemandangan pesisir pantai Dubai dan hotel berbentuk layar, sebegitunya mereka disana berlomba-lomba berinovasi.

Tak lupa kami beribadah di mesjid Syekh Zayid di Abu Dhabi, yang merupakan mesjid terbesar ke 3 didunia setelah makkah dan madinah, arsitektur dan desain serta lokasi yang ditentukan sendiri oleh Syekh Zayid dengan ketinggian 11 meter dari permukaan laut sehingga mesjid tersebut terlihat jelas dari semua arah, luas areanya 22,412 meter persegi maa sha allah yang dapat menampung 41 ribu jamaah dan aula utamanya bisa menampung 7.126 jamaah. Arsitektur serta ukiran khaligrafi yang indah. Kompleks mesjid ini sungguh sangat luas untuk masuknya kita mengambil tiket terlebih dahulu, selelum memasuki halaman mesjid kita lewat mall yang ada dibawahnya, benar-benar luar biasa. Enaknya pada saat di mallnya Ega dapat menyicipi kurma berbalut coklat dari Swiss, lezatnya, hehe.. ademnya mesjid, hikmatnya suara azan disana, untuk memasuki mesjid semua pendatang harus menutupi aurat bahkan disana juga disiapkan pakaian jubah yang menutup aurat perempuan.

Freme untuk museum Dubai Masadepan yang dibikin di jantung kota Dubai, didalamnya kita dapat menyaksikan tiga dimensi Dubai masa depan, benar-benar sudah terencanakan secara rinci bagaimana pembangunan-pembangunan selanjutnya bahkan juga sudah tertata rapi disana. Memasuki freme tersebut seakan kita melihat dunia  mimpi yang asli. Perencanaan yang sudah dilakukan dijauh hari benar-benar memotivasi orang-orang yang melihatnya. Jadi UAE telah mempersiapkan kemajuan kedepannya dari sekarang dan sudah dirancang dengan sangat matang.

Oh iya sedikit berbagi ni untuk bahasa, pada umumnya masyarakat di United Arab Emirat lebih menggunakan bahasa Inggris, karna menurut mereka bahasa Inggris lebih mudah dari bahasa Arab serta kebanyakan masyarakatnya menggunakan bahasa Inggris juga, kecuali di Dubai lama, mereka menggunakan bahasa Arab. Nah, ini ni salah satu siksaan bagi orang-orang ekstrovert yang tidak bisa menyerocos karna ngak lancar banget bahasa inggris dan arabnya. Wkwkwk bayangkan orang ekstrovert mendadak kalem karna bahasa, ngomong pas penting-penting aja. Untuk semua termasuk Ega juga menguasai bahasa asing sangat perlu yaa,, hehe.

Waahhh ngak kerasa udah banyak cerita juga ya, oh iya di seluruh jalanan Dubai benar-benar membuat mata terpana, tanaman di pinggir jalan saja sudah terlihat seperti surganya dunia, disini benar-benar memperhatikan hal-hal kecil, tanamannya benar-benar dirawat, bunganya yang dibeli dari Thailand, spanyol, prancis  serta tanahnya, Dubai yang tandus berubah menjadi indah berwarna bak surga dunia. Perawatannya masyaallah juga, slang penyiram bunga sudah tersedia didalam tanahnya sehingga bunga tersiram otomatis.

Nah yang sangat menarik disini adalah adanya “Menteri Happines” , menteri Negara untuk kebahagiaan dan kesejahteraan di Kabinet United Arab Emirates ini, yang mengawasi rencana, program dan kebijakan UAE untuk mencapai masyarakat yang lebih bahagia. Mereka bekerja untuk menyelaraskan Dan menggerakkan kebijakan pemerintah untuk menciptakan kebaikan dan kepuasan sosial.

Selain itu kami juga melakukan research market di Ferrari Word Abu Dhabi disana kami belajar bagaimana cara bisnisnya orang Dubai, meraka sangat terbuka dengan produk-produk dari luar, menjual kopi saja juga butuh inovasi, disana mereka berdagang dengan cara yang unik dan menarik, didalam gedung Ferrari word terdapat sebuah kedai kopi didalam sebuah mobil yang unik dan tersebut menambah peminat pelanggannya. Pada saat melakukan research market, salah satunya kami mewawancari masyarakat, pembisnis, mahasiswa disana. Salah satu yang buat takjub diluar keperluan bisnis, mereka sangat menghargai tamu, dan kebanyakan dari mereka tidak mau difoto atau divideoin.

Nah ini juga, buat temen-temen dan buat Ega juga ngak mau deh sia-siain apapun pelajaran di psikologi karna semuanya berguna dimanapun kita berada. Salah satunya selain kepribadian, kebudayaan dan lain sebagainya, ilmu psikologi konsumen cukup membantu saya saat research market. Alhamdulillah kelompok kami adalah The Best Group Presentation International Youth Leader di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Dubai. Sertifikat ini saya persembahkan untuk Prodi Psikologi Islam Tercinta. Dan Alhamdulillah reward untuk The Best Group Presentation ini  yaitu mengikuti progam International Youth Leader di Malaysia. Nah tentunya bahasa sangat penting ya, pada saat presentasi semua Research yang dilakukan tentu menggunakan bahasa inggris dan arab, pada saat itu tentu menggunakan bahasa formal di depan bapak konjen KJRI Dubai. Hal ini membuat kami mempersiapkan dengan matang, nah bahkan Ega semalaman tidak tidur dan tidak istirahat untuk mempersaipkannya hehe. Alhamdulillah.. semangat buat teman-teman sekalian, Ega tunggu pengalaman-pengalaman dari teman-teman nantinya, semoga ada manfaatnya yaa hehe,,, Aamiin.

Wassalam.

By admin

One thought on “International Youth Leader”
  1. Masya Allah, selamat Ega telah mendapatkan pengalaman yang luar biasa, dan melakukan perjalanan yang jauh dengan kemampuan dan prestasi-prestasi yang dimiliki. Dan terimakasih telah berbagi pengalaman ini kepada kami, semoga mendapatkan Ridha-Nya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *